Kamis, 29 Mei 2014

Di Balik Gemerlap Kota Magelang (Ringkasan dari Lomba Mengarang, 30 Mei 2014 di SMA Negeri 4 Magelang)



Magelang terletak di tengah Kabupaten Magelang. Dahulu Kota Magelang adalah ibukota dari Kabupaten Magelang sebelum mendapat kebijakan untuk mengurus rumah tangga sendiri sebagai kota baru. Kota Magelang merupakan kota yang sangat strategis karena berada di jalur utama Semarang-Yogyakarta. Hari jadi Kota Magelang di tetapkan tanggal 11April 907 Masehi. Kota Magelang mengawali sejarahnya sebagai desa perdikan Mantyasih, yang saat ini dikenal dengan Kampung Meteseh di Kelurahan Magelang.

Rabu, 14 Mei 2014

Senyum Manismu - PUISI

Ada yang datang tiba-tiba dalam hidupku
Seketika itu
Kau melemparkan senyum untukku
Senyum manis dan indah menancap dalam jantung hatiku


Tak berdaya
Tak kuasa
Betapa aku bahagia bisa melihatnya
Senyum yang membiusku
Senyum yang menjadi kekaguman dalam jiwa

Sesaat kau mengisyaratkan cinta
Isyarat cinta melalui kedua bola matamu
Oh..betapa bahagianya diriku

PUISI (KeagunganMu)

Ketika aku merenung
Aku melihat seberkas cahaya terang menyinariku
Pancaran cahaya yang agung dan mulia
Hingga aku sempat tak melihat
Cahaya yang membutakanku
Betapa silaunya cahaya itu

Kamis, 08 Mei 2014

:'")



Aku nggak pernah tau rencana Tuhan dalam kehidupanku. Aku dilahirin jadi anak tunggal, jadi anak pertama dan terakhir dalam keluarga kecilku. Banyak orang berpikir anak tunggal sering banget ngerasa kesepian, nggak punya temen ngobrol di rumah. Aku bakal jawab “YA”, itu bener karena aku terkadang juga ngerasain kesepian di rumah ketika orang tuaku pergi, kadang orang tua di rumah aja aku juga ngerasa kesepian, sendiri di kamar nggak ada temen buat diajakin ngobrol.

Kamis, 06 Maret 2014

Semua untuknya :)



Sawah sepertinya sudah menjadi keseharianku untuk bekerja. Pekerjaan bertani sangat jauh dengan kemewahan, kalau di pikir-pikir hasil dari bertani juga tidak seberapa.

Aku mempunyai 10 orang anak dan semuanya masih duduk di bangku sekolah. Aku tinggal di rumah yang sederhana, jauh dari kata mewah. Setiap hari aku jalani kehidupan sendiri tanpa seorang suami. Suamiku meninggalkanku tanpa alasan dan hingga sekarang tidak pernah kembali untuk menemuiku dan juga tidak pernah memberi kabar atau pun nafkah.

Senyum Tara




                Pagi ini tidak seperti biasanya,  aku menyambut pagi dengan muka kusut dan malas. Tidak ada semangat untuk hari ini. Tak ada sepatah katapun terucap saat aku makan pagi bersama kedua orang tuaku. Aku masih kesal dan belum bisa menerima ke pindahan ini.
Papa di pindah tugaskan di sini dan kami dengan terpaksa harus ikut dengan papa. Tanpa berpamitan aku langsung bergegas berangkat ke sekolah menggunakan sepeda. Sepeda ini  hadiah dari Papa saat aku ber ulang tahun, tahun lalu.

Kamis, 23 Januari 2014

PELANGI KELABU



Entah sudah berapa jam aku duduk di teras rumahku dengan harapan yang tidak akan pernah terwujud. Mataku tidak akan bisa menikmati indahnya dunia ini.

Tetapi aku bisa merasakan hangatnya sinar matahari dan angin segar yang diberikan untukku. Matahari yang kata orang berwarna kuning terang. Namun, mataku hingga saat ini tidak bisa membuktikannya.

Aku menghela nafas panjang. Kembali aku rasakan hangatnya sinar matahari yang menyelimutiku dengan harapan mataku dapat melihat kuning terang matahari. Tapi, kenyataan selalu berkata lain dengan apa yang aku harapkan, bahwa aku memang tidak akan pernah bisa melihat warna lain selain warna hitam dan putih. Aku tidak pernah bisa membedakan warna dari banyaknya warna pelangi, warna putihnya awan yang menyelimuti langit, dan warna-warna lain yang indah jika terlihat oleh mata.